Selain itu, Jenal Mutaqin memastikan bahwa pengerjaan TPT akan selesai dalam dua pekan, termasuk perbaikan saluran dan pasokan air untuk warga yang dijamin aman.
Dari kejadian tersebut, lanjut Jenal Mutaqin, total ada 18 kepala keluarga yang terdampak. Beberapa di antaranya sudah kembali ke rumah masing-masing, meskipun telah disediakan fasilitas hunian sementara (huntara).
“Itu pilihan. Tapi kami pastikan tidak terjadi banjir lagi karena saluran airnya sudah kami perbaiki,” ujarnya. (*)








