Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menyampaikan bahwa pelantikan Bunda Peduli Stunting Kecamatan merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menekan angka stunting.
Marse menegaskan bahwa keberadaan Bunda Peduli Stunting adalah menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran akan pentingnya gizi, pola asuh yang baik, dan lingkungan yang sehat.
“Saya ingin menggarisbawahi bahwa peran Bunda Peduli Stunting ini sangat penting sebagai penggerak perubahan perilaku. Karena stunting bukan hanya masalah asupan gizi, tetapi juga pola asuh dan kebiasaan hidup sehat mulai dari remaja, ibu, hingga anak itu sendiri,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh Bunda Peduli Stunting yang baru dilantik untuk bekerja dengan hati dan semangat kolaborasi demi mewujudkan generasi Kota Bogor yang sehat dan berkualitas.
“PR kita masih banyak, tapi saya yakin di tangan ibu-ibu semua akan memberikan setungan kasih sayang dan empati. Untuk itu, mari kita bekerja dengan hati, berkolaborasi dengan cinta, dan berjuang dengan kebersamaan,” pungkasnya. (*)








