Plh. Sekretaris Badan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Andina Dewi Lestari menjelaskan bahwa workshop ini merupakan komitmen pemerintah dalam memastikan setiap remaja, termasuk yang memiliki ragam disabilitas, mendapat akses pendidikan kesehatan yang setara.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terwujudnya lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan remaja tuli, sehingga mereka dapat merencanakan masa depan dengan lebih baik dan penuh keyakinan,” ujarnya.








