Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengapresiasi perhatian langsung Menteri terhadap masyarakat di wilayah terpencil. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus bersinergi dengan program pusat.
“Kami berterima kasih kepada Pak Menteri yang sudah datang jauh-jauh ke pelosok Garut. Kami siap mendukung penuh program pengentasan stunting dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di daerah kami,” kata Putri.
Selain meninjau KRS, Menteri Wihaji juga menyempatkan diri mengunjungi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), salah satu model layanan pengasuhan anak berbasis masyarakat dengan kontribusi sukarela sebesar Rp500 per hari. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.
Melalui kunjungan ini, Wihaji berharap Garut dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengintegrasikan program keluarga berkualitas dengan penanganan stunting secara nyata dan berkelanjutan. (*)








