Komisi IV DPRD Kota Bogor Soroti Minimnya Anggaran DP3A di Tengah Meningkatnya Kasus Kekerasan

DPRD

​Dalam rapat kerja yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IV Asep Nadzarullah, Sekretaris H. Subhan, serta anggota lainnya, Dedi Mulyono, Banu Lesmana Bagaskara, Tri Kisowo Jumino, Rozi Putra, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah dan Mulyani, Komisi IV menekankan agar DP3A tidak hanya fokus pada upaya kuratif melalui UPTD setelah kejadian muncul.

Fajar mendorong adanya penguatan pada aspek preventif atau pencegahan melalui edukasi yang lebih masif ke lapisan masyarakat.

​Salah satu poin yang ditekankan adalah mengenai pentingnya pola asuh atau parenting. Menurut Fajar, ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam meminimalkan angka kekerasan.

​”Anak bukan hanya perlu diajarkan, tapi juga perlu didengarkan. Masalah edukasi ini sangat penting agar warga Kota Bogor benar-benar siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Baca Juga  Interior dan Konstruksi Sangat Membantu Pemulihan Ekonomi Daerah

Pos terkait