“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga membuka ruang partisipasi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang tunanetra, untuk aktif dalam syiar dan pembelajaran Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dedie Rachim mengatakan, Pemkot Bogor siap mendukung penuh kegiatan keagamaan yang mampu meningkatkan keimanan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Komitmen ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang religius, inklusif, dan ramah bagi seluruh warganya, termasuk penyandang disabilitas. Saya berharap melalui KURMA ini, ukhuwah Islamiyah semakin kokoh, semangat ibadah semakin meningkat, dan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam hati serta tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah ITMI Jawa Barat, Heri Wijayanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KURMA sebagai ruang aktualisasi bagi penyandang disabilitas netra.








