“Kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan KURMA. Semoga kegiatan ini menjadi fondasi dan pembuktian diri bahwa teman-teman disabilitas netra bisa mengaktualisasi diri sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing,” ujar Heri.
Ia menjelaskan bahwa Bulan Ramadan merupakan momentum istimewa bagi penyandang tunanetra untuk meningkatkan amalan, salah satunya melalui perlombaan tilawah atau murotal Al-Qur’an braille.
“Kami juga mengucapkan rasa bangga kepada seluruh peserta dari tiga mata lomba, yaitu murotal Al-Qur’an braille, cerdas cermat, dan nasyid. Ini merupakan bagian kecil dari potensi luar biasa teman-teman tunanetra di Bogor dan sekitarnya yang harus terus digali dan disalurkan agar masyarakat tahu bahwa disabilitas netra memiliki potensi yang besar,” pungkasnya. (*)








