Warna hijau melambangkan Kebun Raya Bogor serta kesuburan alam Kota Bogor.
Sementara warna kuning merepresentasikan sejarah panjang Kota Bogor yang berakar dari Kerajaan Pajajaran.
Warna merah melambangkan keberanian menghadapi tantangan zaman, dan warna abu-abu merepresentasikan netralitas serta kestabilan.
“Dengan logo ini, saya berharap Kota Bogor dan masyarakatnya menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih berjaya sesuai semangat tema yang diusung, Bogor Nanjeur,” kata Ilham Akbar.
Ketua Panitia HJB Ke-544 Tahun 2026, Iceu Pujiati, menambahkan bahwa sayembara logo digelar sebagai upaya melibatkan partisipasi masyarakat sekaligus mewadahi kreativitas warga Kota Bogor.
“Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Bogor memiliki kreativitas dan potensi yang luar biasa,” ujarnya. (*)








