“Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, lebih terhubung, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu, pembangunan jalan akses menuju kawasan kantor pemerintahan ini memiliki nilai yang sangat strategis. Kemudahan akses yang lebih baik akan mempermudah mobilitas masyarakat, mempercepat konektivitas antarwilayah, dan yang paling penting, mempermudah akses administrasi bagi warga Kota Bogor.
“Masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai kebutuhan pelayanan publik akan mendapatkan akses yang lebih nyaman, lebih efisien, dan lebih mudah dijangkau. Ketika akses menjadi lebih baik, maka pelayanan publik pun akan semakin optimal,” kata Esti.
Ia menambahkan, dan ketika pelayanan publik semakin optimal, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat.
“Di situlah kita melihat bahwa sebuah jalan bukan hanya menghubungkan satu titik ke titik lainnya, tetapi juga menghubungkan pelayanan, kesempatan, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan PT KTP ini menjadi contoh kolaborasi yang produktif, di mana sektor publik dan sektor swasta dapat saling mendukung untuk menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah pembangunan bukan hanya berdirinya infrastruktur, tetapi sejauh mana infrastruktur tersebut mampu memberikan manfaat bagi warga Kota Bogor.








