Walikota Bogor Hadiri HUT Ke 12 RSUD, Wajib Jadi Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bogor

“Jadi setiap pertanyaan bisa langsung direspon. Jadi ada masukan yang ditujukan kepada rumah sakit bahwa sebelumnya itu mungkin slow response, jadi dengan call center ini bisa cepat direspon,” ujar Sri Nowo Retno.

Dari apa yang disampaikan Wali Kota Bogor, RSUD Kota Bogor berkomitmen melayani dengan hati sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sehingga rumah sakit tidak hanya berperan memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit, namun juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor memberikan layanan kesehatan melalui upaya promotif dan preventif di luar maupun di dalam rumah sakit.

“Kita bekerja sama atau bersinergi koordinasi dengan Dinkes. Jadi kalau pelayanannya kan mayoritas pasien BPJS, tapi tentu yang tidak punya BPJS atau yang perlu masyarakat yang belum mempunyai jaminan, kita bantu, ya. Kita bantu pasien-pasien dalam hal kesulitan pembiayaan. Tapi dari sisi edukasi dan sosialisasi kesehatan juga terus kita gencarkan,” ungkapnya.

Baca Juga  KKP Bantu 1 Ton Ikan Beku dan 4.000 Ikan Olahan Untuk Warga Isoman dan Terdampak Covid-19 di Kota Bogor

RSUD Kota Bogor sebagai BLUD tentu harus melakukan pengelolaan dan peningkatan manajemen secara berkelanjutan. Sehingga RSUD Kota Bogor dapat optimal dalam memberikan pelayanan, meski bukan berorientasi pada profit atau keuntungan, melainkan mengembalikan seluruhnya untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena pelayanan pengabdian masyarakat itu jadi utama kita,” tegasnya. (*)

Pos terkait