Walikota Bogor Hadiri Sarasehan Pendidikan, Bahas Tantangan Pendidikan Kota Bogor

Bogor

Untuk anak putus sekolah, bisa difasilitasi melalui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) melalui pendataan di tingkat RT/RW. Kemudian untuk pengangguran terbuka, bisa diintervensi melalui dorongan agar dapat mengisi sektor-sektor yang dibutuhkan sesuai kapasitas yang dimiliki pencari kerja.

“Jadi bisa penyalurannya ke industri yang tepat. Kan kebutuhannya tadi saya sampaikan ada kebutuhan di kafe, restoran, hotel, hiburan. Nah, jangan-jangan yang dibutuhkan bukan penjahit, jangan-jangan yang dibutuhkan bukan juru las, tapi jangan-jangan yang dibutuhkan adalah barista. Jadi coba ke sana, atau hospitality industri lain, ada misalnya housekeeping dan lain sebagainya. Itu riil kebutuhannya. Jadi jangan kemudian pendidikannya tidak nyambung dengan kebutuhan realitas,” ujarnya.

Baca Juga  KKP Bantu 1 Ton Ikan Beku dan 4.000 Ikan Olahan Untuk Warga Isoman dan Terdampak Covid-19 di Kota Bogor

Selain itu, setiap pelajar juga bisa dibekali kemampuan bahasa asing. Hal tersebut untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara yang saat ini mengalami kekurangan usia produktif.

Pos terkait