SANGA.ID. Permasalahan lingkungan hidup, termasuk penanganan persampahan, menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Sejak awal, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendorong adanya solusi pengelolaan sampah yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Pada Januari 2025, saat masih berstatus sebagai Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A. Rachim menyambangi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan diterima langsung oleh jajaran kementerian bersama wakil menteri. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu lingkungan hidup, khususnya terkait penanganan persampahan, masukan, serta sejumlah inisiasi disampaikan.
Upaya tersebut terus berlanjut. Pada awal Juni 2025, Dedie Rachim kembali bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup yang saat itu dijabat Hanif Faisol Nurofiq.
Dalam pertemuan tersebut, Dedie Rachim bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan berbagai situasi dan kondisi, termasuk keberadaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga milik Kota dan Kabupaten Bogor yang bersebelahan, serta tantangan daerah dalam pengelolaan persampahan.
Di hadapan Menteri Lingkungan Hidup, Dedie Rachim menyampaikan perlunya percepatan dan revisi terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018. Menurutnya, implementasi regulasi tersebut menghadapi tantangan, karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
Proses panjang tersebut kemudian membuahkan hasil. Inisiasi tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Lingkungan Hidup, Kepala BRIN, Menteri ESDM, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Danjen Kopassus, Gubernur Jawa Barat, Bupati Bogor, Danantara Indonesia, Direksi PT PLN (Persero), hingga masyarakat Kota Bogor.
Hal tersebut semakin menguat setelah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025. Kini, Bogor Raya resmi memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Perjalanan mengubah sampah menjadi energi listrik di wilayah Bogor dimulai dari komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan sampah secara sistemik.








