Perjalanan Panjang Bogor Wujudkan PSEL, Dari Gagasan Menjadi Solusi Sampah Berkelanjutan

Bogor

PSEL Bogor Raya 1 tidak hanya menghadirkan solusi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, salah satunya melalui pembukaan sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.

Pengembangan PSEL ini dirancang menjadi katalis terwujudnya ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus mendorong ekonomi sirkular.

PSEL Bogor Raya 1 ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2028 dan akan dikembangkan serta dijalankan oleh BUPP Nusantara Bogor New Energy. Fasilitas ini memiliki kapasitas mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik.

Proyek PSEL yang dikelola Denera tersebut akan menggunakan teknologi moving grate incinerator dengan Air Pollution Control System (APCS), yaitu teknologi insinerator ramah lingkungan dengan sistem pengendalian emisi.

Baca Juga  Perbaikan Infrastruktur di Wilayah, Diharapkan Tingkatkan Potensi Ekonomi

Pemilihan teknologi tersebut telah disesuaikan dengan karakteristik sampah Indonesia dan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan dalam waktu yang relatif singkat.

Teknologi ini dirancang dengan standar lingkungan European Union Industrial Emissions Directive (EU IED), salah satu acuan pengendalian emisi industri yang ketat di dunia.

Selain PSEL Bogor Raya 1, pada tahap selanjutnya DIM dan Denera juga menyiapkan pembangunan PSEL Bogor Raya 2 yang berlokasi di kawasan Kayumanis, Kota Bogor. Fasilitas tersebut nantinya akan mengolah sampah yang berasal dari Kota Bogor dan Kota Depok. (*)

Pos terkait