BOGOR. Digelarnya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2023 tingkat kelurahan, dijadikan sarana oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin dan anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Anna Mariam Fadhilah untuk mensosialisasikan rencana pembangunan Kota Bogor.
Dalam Musrenbang Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Jenal menegaskan kepada seluruh stakeholder yang hadir, agar Musrenbang tingkat kelurahan tidak dijadikan sebagai acara seremonial belaka. Tetapi, harus dijadikan sebagai corong pembangunan Kota Bogor yang berlandaskan atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor.
“Kita punya Perda No. 14 tahun 2019 tentang RPJMD. Itu adalah kerangka pak wali selama 5 tahun mau berbuat apa saja, PR nya apa saja. Maka sudah seharusnya Musrenbang ini menjadi corong pembangunan. Bukan sekedar seremoni,” kata pria yang akrab disapa JM.
Lebih lanjut, JM mengaku saat ini DPRD Kota Bogor dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor tengah menyiapkan rumus rencana pembangunan yang dimulai dari tingkat kelurahan. Hal tersebut dikarenakan, sejauh ini aspirasi warga terkait pembangunan di wilayah selalu kalah porsi anggarannya dengan program rutin yang dirumuskan oleh SKPD.








