SANGA.ID. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menekankan bahwa sinergi dan keterlibatan aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam menekan angka anak putus sekolah dan menurunkan kasus stunting di Kota Bogor.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Timur, dan Tanah Sareal sekaligus Pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bunda Literasi.
Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa pada data yang tertera di aplikasi Jaringan Aplikasi Anti Putus Sekolah (Japati) Dinas Pendidikan (Disdik), tercatat sekitar 3.000 anak yang putus sekolah di Kota Bogor. Menurutnya, faktor ekonomi dan biaya pendidikan masih menjadi penyebab terbesar.








