SANGA.ID. Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari pembangunan karakter manusia dalam mewujudkan Kota Bogor yang religius, maju, dan beradab.
Dedie Rachim mengatakan, pembangunan Kota Bogor tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh pembangunan manusia. Menurutnya, nilai religius, kemajuan, dan keberadaban menjadi tujuan besar yang harus diwujudkan bersama.
“Kalau kita bicara Key Performance Indicator (KPI), setting goals kita adalah Kota Bogor yang religius, maju, dan berkeadaban. Tetapi persoalan yang kita hadapi hari ini sangat beragam, mulai dari kemiskinan, putus sekolah, kesehatan, sampah, hingga kenakalan remaja,” ujar Dedie Rachim dalam sambutannya membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Bogor Tahun 2026 di Aula Gedung PPIB Bogor, Selasa (22/9/2026).
Ia menyebut, meski pelaksanaan MTQ tingkat Kota Bogor ke-45 telah selesai, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.
Dedie Rachim mencontohkan, salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah peredaran minuman keras ilegal yang dijual secara sembunyi-sembunyi menggunakan kemasan botol air mineral. Selain itu, persoalan kebersihan lingkungan juga masih menjadi tantangan besar.
“Pekerjaan rumah kita masih banyak. Bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi pembangunan manusianya,” katanya.








