FPK Gelar Diskusi Kebangsaan Bersama Etnis Sunda Kota Bogor

“Jadi inilah saatnya menunjukan kepada Dunia, jika masyarakat Sunda itu berbudi luhur dan memiliki filosofi yang tinggi. Jadi masyarakat luas bisa mengetahui jika masyarakat Sunda itu tidak hanya sekedar memakai Baju Pangsi atau totopong saja,” ungkap Dedie, Selasa (26/10/2021).

Pada kesempatan yang sama, Ketua FPK Kota Bogor, Agus Rustandi mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari semua pihak yang telah hadir pada malam hari ini. Khususnya kepada perwakilan Etnis Sunda yaitu Kang Abob dari Palataran Pakujajar yang telah mempersatukan seni dan Budaya Sunda di Kota Bogor.

“FPK ini anggotanya terdiri dari berbagai suku bangsa, di Kota Bogor sendiri saat ini sudah ada 21 perwakilan suku bangsa. Intinya FPK hadir membantu Pemerintah dalam menciptakan Kondusifitas di wilayah,” kata Agus.

Baca Juga  Dinkes dan Diskominfo Mengajak Insan Pers, Sukseskan Bulan Imunisasi

Agus melanjutkan, bicara Pembauran di Kota Bogor sesuai amanah dari Permendagri Nomor 34 tahun 2016 adalah memeberikan pemahaman kepada semua pihak tentang apa itu Pembauran, agar selalu tercipta suasana yang aman dan kondusif dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Pos terkait