Terkait konsep Festival HAM, Bima Arya mengusulkan topik keseluruhan mengusung tema keberagaman, harmoni, dan inklusi. Keberagaman merupakan potret utama di Kota Bogor yang susah payah dijaga dan membangun harmoni di atas keberagaman dengan kebijakan-kebijakan inklusi menuju kota Inklusi.
“Tiga keywords (kata kunci) ini bisa diturunkan berbagai macam aktivitas, kegiatan, diskusi sebagai rangkaian Festival HAM. Punch poinnya kota inklusi mimpi Kota Bogor berangkat menuju itu,” imbuhnya.
Terkait konsep umum kegiatan, dia menginginkan nuansanya berbeda, tidak elitis, agar semua yang terlibat merasa memiliki acara ini. Tak hanya itu, Bima Arya ingin Festival HAM ini benar-benar melihat praktek-praktek atau hal yang membanggakan itu langsung di lapangan, bukan lewat video yang bisa di set up.
“Kita lihat langsung di lapangan bagaimana praktek keseharian itu. Konsep keseluruhan partisipatif. Kita desain acara di lapangan, seperti di kampung tematik Mulyaharja dan kampung Labirin di Suryakencana,” katanya.








