Guru Wali kelas, Mustopa mengatakan, madrasah mendaftarkan tiga siswa yaitu Nasywa Maulidah, Sulis Maulida dan Andita Ramadhani, namun yang meraih perunggu hanya dua siswa, sedangkan satu siswa (Andita Ramadhani) hanya meraih juara harapan. Dan peraihan medali perunggu olimpiade ini tentunya merupakan capaian prestasi yang luar biasa dan tentu menjadi suatu hadiah bagi guru pembimbing matematika (Rosyidah), karena guru tersebutlah yang mendaftarkan dan mendidik siswa. “Kami bersyukur dan bangsa atas capaian prestasi ini, semoga kedepannya dengan kerja keras dan ketekunan siswa dapat meraih prestasi pada event-event perlombaan yang lainnya,” ucapnya.
Ditempat terpisah, guru Matematika Rosyidah menambahkan melalui QOSMIC siswa jadi bisa mengembangkan kemampuan akademiknya dan agar terbiasa siswa dapat memecahkan masalah dalam pembelajaran, apalagi pelajaran matematika. Jadi, biar mereka bisa berlatih dan terus berlatih dengan mendapatkan soal-soal yang baru karena jika memang sungguh-sungguh Insyaallah hasil akan mengikuti. “Awalnya saya hanya ingin mereka mencoba dulu, menang atau kalah tidak masalah yang penting siswa ada tekad untuk mencoba dan mau usaha untuk berlatih,” ujarnya.
Sementara, Sulis Maulida dan Nasywa Maulidah mengaku senang dan tidak mengira bisa meraih juara pada ajang tersebut, karena dengan prestasi tersebut bisa mengharumkan nama sekolah dan juga membanggakan kedua orang tua.








