Webinar IBI Kesatuan, Bima Arya Berikan Tiga Kunci Utama Memulai Usaha

Kota Bogor concern pada isu perubahan iklim, ini bukan hanya isu lokal tapi isu global dan mempengaruhi konsumen behavior di tingkat internasional.

“Ini bukan sekedar idealisme tapi ada nilai ekonomi. Maka muncul green economy, usaha-usaha ekonomi bisnis yang bukan hanya mencari untung tapi juga punya prinsip keberlanjutan, kelestarian lingkungan, mulai ada ECO fashion yang berkembang dengan sangat cepat,” katanya.

Ia melanjutkan, ada satu tren yang juga dahsyat dan didorong Pemkot Bogor, yaitu local pride. Banyak yang sekarang sudah sangat bangga memakai kaos, sepatu, celana, hoodie, kacamata dari produk lokal. Menurutnya, anak-anak muda sekarang tidak seperti generasi ia dahulu, dahulu memakai brand asing itu keren, namun sekarang trennya local pride.

Baca Juga  Bagian Kesra Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pemberian Hibah Lembaga Keagamaan

“Saya memerintahkan seluruh ASN setiap Selasa memakai local pride, kalau tidak pakai saya tegur dan ada Perwalinya. Kamisnya pakaian Sunda dan jumatnya batik etnik nusantara. Nah, bisa dicoba bisnis di sini karena ASN ada delapan ribu ini pangsa pasar yang pasti, karena permintaannya besar tapi produksinya masih belum banyak. Nanti di Ciheuleut akan ditata menjadi kampung distro khusus local pride,” tuturnya. (*)

Pos terkait