9 Kota di Indonesia Jadi Percontohan Kota Ramah Keluarga

Indonesia saat ini ada di persimpangan jalan antara berita bagus, optimisme dan hal-hal yang mengkhawatirkan. Untuk itu kata Bima Arya, setiap wilayah harus juga menitikberatkan rujukan utama dalam membuat kebijakan bertumpu pada keluarga. Di Bogor lanjut Bima Arya sudah memiliki program ramah keluarga yang digagas pada tahun 2019.

“Indonesia Emas 2045 hanya akan terjadi kalau kita mempunyai long term vision dan integrated approach tentang konsepsi keluarga, isu keluarga diharapkan menjadi isu utama dalam ikhtiar kita menuju kota serta warga kota yang sejahtera,” ujarnya.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Para Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), para istri Wali Kota dan Kepala-Kepala Dinas serta staf OPD ini juga menghadirkan narasumber Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kemenkes, drg. Kartini Rustandi, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rohika Kurniadi Sari, Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama Badan Kependudukan
dan Keluarga Berencana Nasional, Listyawardani, Direktur Utama Demi Kita, Dinar Pandansari.

Baca Juga  Ganjil Genap di Kota Bogor Diperpanjang Sepekan

Dari data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang telah melakukan pemutakhiran data dari awal 2022 hingga akhir 2022 jumlah Keluarga di Indonesia bertambah 2,27 juta orang atau tepatnya 2.271.917 keluarga sehingga jumlah keluarga menjadi 70.759.056 keluarga dari sebelumnya 68.487.139 keluarga.

Dari data tersebut, ada 61 persen keluarga bapak ibu dengan anak, 40 persen sisanya yakni single parent, belum memiliki anak, suami istri lansia atau lansia saja.

Untuk keluarga dengan balita di Indonesia berjumlah 14 juta, keluarga yang memiliki remaja ada 32 juta keluarga dan 16 juta keluarga dengan lansia dan sebagian besar pendidikan kepala keluarga masih relatif rendah.

Baca Juga  Sekber Wartawan Bogor Gelar Buka Bersama, Pererat Silaturahmi Antar Jurnalis

Dirut Demi Kita, Dinar Pandansari mengatakan, kolaborasi pentahelix ini merupakan upaya untuk membangun lingkungan positif di tingkat kota dengan membangkitkan kepedulian para wali kota terhadap isu keluarga. Banyak permasalahan yang berawal dan bisa diselesaikan dari keluarga.

Pos terkait