9 Kota di Indonesia Jadi Percontohan Kota Ramah Keluarga

“Data bicara banyak dan kalau ini dibiarkan terus kita kaya ibarat kata duduk diatas bom waktu, karena angka-angka tapi kita tidak melakukan apa-apa ya sama saja, makanya kita harus bergerak. Seperti gayung bersambut APEKSI mendukung bersama juga kementerian lembaga yang merasakan kegerahan yang sama,” ujarnya.

Dinar melanjutkan bahwa Indikator strategis keberhasilan program pemerintah itu ujungnya adalah keluarga.

“Sebutlah contoh misalnya indikator kematian ibu karena melahirkan, indikator pernikahan dini, indikator tingkat perceraian, dan seterusnya. Tugas setiap penyelenggara program pembangunan adalah memastikan bahwa programnya bisa mempengaruhi indikator-indikator ini. Jadi setiap input yang masuk, keluar menjadi dampak yang bisa dirasakan manfaat oleh keluarga di Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah bagi Masyarakat di Kalimantan Utara

Hal ini sangat relevan dengan misi APEKSI dalam menampung segala sengkarut dan persoalan anggotanya.

“Ya, seperti yang sering disampaikan oleh Bima Arya bahwa APEKSI bukan hanya fokus pada state building, tapi juga nation
building di tingkat kota. Artinya, pembangunan kota harus visioner dan jauh untuk kemajuan masa depan, bukan hanya terbatas pada tata kelola pemerintahan di level kota, seperti pembangunan infrastruktur, smart cities serta penguatan sistem dan reformasi birokrasi,” ujarnya.

Selain itu APEKSI juga sangan concern dengan penguatan karakter kebangsaan di level kota dalam menuju kota inklusif disabilitas dan minoritas, kota tangguh bencana, kota yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila, termasuk kota yang ramah keluarga.

Baca Juga  Hadiri Festival Ramadhan PGS 2026, Endah Purwanti Tegaskan Dukungan DPRD Kota Bogor Terhadap Ekonomi Rakyat

Di Kota Bogor dibawah kepemimpinan Bima Arya, Dinar melihat ada banyak program kebijakan yang didasari dari keluarga. Bahkan, Bogor sudah bergerak lebih dulu untuk maju dalam upaya menuju kota ramah keluarga. (*)

Pos terkait