Dedie pun mengapresiasi program Merdeka Belajar yang bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor lebih baik lagi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan Merdeka Belajar juga sejalan dengan program Bogor Berlari. Saat ini Kota Bogor terus menggencarkan digitalisasi sekolah.
“Penerapan kurikulum Merdeka Belajar di Bogor SD, PAUD sudah 100 persen dan SMP 99,1 persen. Ke depan kami akan terus diskusi dan mengakselerasi, karena ini belum cukup. Dan kami juga sedang menyiapkan payung hukum Merdeka Belajar untuk masuk ke dalam percepatan Merdeka Belajar,” ujarnya.
Dalam penerapan Merdeka Belajar di Bogor lanjut Sujatmiko, peran pengawas sangatlah penting karena mereka menjadi ujung tombak di lapangan dalam pengawasan Merdeka Belajar.
Pada kesempatan itu Kepala Sekolah SDN Bubulak 3, Erawati berbagi pengalaman dalam meimplementasikan Merdeka Belajar.
Pihaknya yang sudah mengikuti berbagai diklat memulai Merdeka Belajar dengan melakukan praktik baik, kemudian mencari tahu tentang Merdeka Belajar, berkolaborasi dengan para kepala sekolah dan mengikuti arahan dari dinas.
“Saya mulai dengan praktik baik yaitu membuat program didalam Merdeka Belajar itu, karena dalam Merdeka Belajar juga harus mengeksplor bakat dan minat siswa,” ujarnya.
Ia pun kemudian bersama kepala sekolah mengimplementasikan Merdeka Belajar dengan mengikuti peran dan arahan dari pengawas Dinas Pendidikan Kota Bogor. (*)








