1. Dewangga Dimas Yudha (Emas, Pracadet C, putri)
2. Novi Ardha SW (Emas, Cadet, putri)
3. Pitri Anggraeni (Perak, Cadet, putri)
Secara keseluruhan, tim CTC Bogor berhasil menyabet 9 emas, 4 perak dan 6 perunggu dalam kejuaraan ini.
Pelatih sekaligus pendiri CTC Bogor Andrew Pranajaya menyebutkan perolehan dari masing-masing atlet sesuai kategori, kelas atau kelompok merupakan proses uji coba dan pengalaman yang terus menerus bagi anak didiknya.
“Apapun hasilnya, semua merupakan proses uji coba. Teknik pertarungan, baik itu menyerang atau melakukan pertahanan membutuhkan pengujian yang terus menerus, sehingga atlet bisa terbentuk karena pengalaman,” jelas Andrew.
Ia tidak mempermasalahkan jika atletnya kalah atau menang, bagi Andrew hal ini merupakan proses pembelajaran yang tidak ada hentinya.
“Prestasi memang pasti terus dipacu. Dalam kejuaraan yang berskala besar ini bagi kami hanya menetapkan target secara internal untuk bekal pembinaan di unit,” ungkapnya.
Bagi Andrew, tujuan keikutsertaan unit CTC Bogor adalah untuk mengukur sejauh mana kompetensi atlit untuk di evaluasi secara bersama-sama, melihat kembali kekurangan-kekurangan dan meningkatkan pembinaan baik itu teknik maupun fisik atlit.
“Dalam setiap pertarungan, atlet diharapkan mengenal gaya dan kemampuan, kelemahan atlet saat menghadapi lawan dalam bertanding harus menjadi picu untuk lebih baik lagi,” tegasnya.
Ia bersama para asisten pelatihnya mengakui, dukungan orangtua menjadi salah satu faktor kuat dalam pembentukan karakter atlet.
“Alhamdulillah, kerjasama yang hebat di CTC Bogor adalah dukungan orangtua yang selama ini sudah menyatu menjadi bagian dari keluarga besar,” tuturnya.








