“Kalau pure passion, idealisme menjaga dari kepentingan politik, ekonomi itu powerfull dan warga bisa merasakan, dukungan akan mengalir. Saya apresiasi dan hormat untuk temen-temen yang independensi,” tegasnya.
Bima Arya melanjutkan, pesan keempat yakni kaderisasi yang mana hari ini tidak mudah melakukan duplikasi pengikut ke anggota atau kader muda. Jadi cara menambah anggota tidak bisa dengan cara yang lama. Harus ada hal-hal yang membuat orang melirik dan yang terakhir amunisi. Yakni seberapa serius menyiapkan diri menuju 2030.
“Teman-teman berjuang bukan hanya untuk hari ini, bukan hanya mengkritisi wali kota atau pemerintah. Tapi juga berjuang untuk rekam jejak kepemimpinan ke depan ada dimana. Amunisinya tidak hanya logistik dan uang, tapi ilmu pengetahuan, jejaring dan lain-lain. Saya ingin melihat teman-teman ini pada saatnya nanti menjadi tokoh yang disegani,” katanya. (*)








