Pihaknya ingin melihat sudah sejauh mana persiapan implementasi dari Kepmenkes ini di Kota Bogor. Pasalnya, masih terdapat beberapa kendala terkait dengan pemenuhan integrasi. Mengingat puskesmas di Kota Bogor tidak hanya melayani warga Kota Bogor, tetapi juga melayani kebutuhan warga Kabupaten Bogor.
“Jadi memang masih butuh waktu untuk mengimplementasikan ini, karena bukan hanya pada integrasi pelayanan tapi juga kesiapan SDM,” jelasnya.
Ia menuturkan, di tingkat puskesmas kerap terkendala ketersediaan SDM di luar tenaga kesehatan, seperti SDM di bidang IT dan lainnya. Apalagi integrasi data dan sistem pelayanan juga membutuhkan keahlian dari pegawai IT. Juga terkait kader-kader di posyandu dan PKK yang mana mereka kebanyakan merupakan volunteer atau dari masyarakat untuk masyarakat.








