Dalam rapat paripurna, Bima Arya menyampaikan pendapatan daerah, selain tetap meningkatkan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak daerah.
Bima Arya turut meminta kepada Dinas PMPTSP dan Dinas PUPR segera menyelesaikan persoalan-persoalan terkait dengan prosedur perizinan.
“Harus diakui ada persoalan penyesuaian antara di pusat, tetapi juga harus diakui bahwa dibutuhkan pengawasan yang konsisten kepada seluruh aparatur, khususnya petugas staf yang terkait masalah perizinan. Insya Allah sampai titik terakhir kami akan memastikan tidak ada oknum-oknum yang bermain mempersulit urusan-urusan perizinan,” tegasnya.
Ia juga meminta dukungan kepada DPRD untuk menyampaikan langsung kepada kepala dinas, Sekda atau bagian hukum apabila ada indikasi oknum-oknum yang bermain mempersulit perizinan dan memperkaya diri sendiri.
Selain itu, dalam APBD 2024 juga akan dilaksanakan pembangunan dua unit sekolah baru di wilayah Kecamatan Bogor Utara dan dan Kecamatan Bogor Timur, guna menjawab persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Bima Arya juga memastikan bahwa program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tetap dilanjutkan dengan anggaran Rp 33,3 miliar dan program bantuan siswa miskin sebesar Rp 9 miliar.








