“Untuk mencegah agar tidak ada lagi jatuhnya korban, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor, termasuk melakukan tes kesehatan ulang di seluruh KPPS Kota Bogor,” jelasnya.
Habibi sapaannya menambahkan, terkait 25 ribu pemilih pemula yang berusia 17 tahun pada 14 Februari nanti, ia memastikan pemilih pemula ini sudah dimasukan ke dalam DPT walaupun belum mempunyai KTP. Sehingga status DPT-nya adalah pemilih non E-KTP. Semua yang ada di DPT sudah ada surat undangannya, termasuk para pemilih pemula.
“Kami senantiasa melayani dan memfasilitasi seluruh pemilih karena seluruh warga Kota Bogor yang sudah boleh memilih menjadi target partisipasi dengan target partisipasi pemilih mencapai 90 persen,” katanya. (*)








