“Tidak percuma hujan-hujanan, panas-panasan, bangun pagi dan berkorban untuk kebersihan Kota Bogor semuanya pahlawan Adipura,” jelasnya.
Bima Arya menegaskan, tahun depan siapapun wali kotanya, Adipura tidak boleh pergi lagi alias harus dijaga bersama-sama. Tidak ada lagi sampah menumpuk atau telat terangkut. Semua di daur ulang dan semua pelosok dijaga kebersihannya bersama-sama.
“Sekarang sama-sama kita arak Adipura keliling Kota, kita tunjukkan Piala Adipura ke seluruh warga Kota Bogor supaya semua sepakat untuk menjaga Adipura selamanya. Mari kita sama-sama keliling Kota mengenalkan dan menunjukkan Adipura ke seluruh Kota,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, kebanggaan mendapatkan Piala Adipura ini rasanya sama seperti mendapatkan piala dunia sepak bola. Menurut dia, Adipura yang ada didapatkan ini tidak hadir begitu saja, tapi melalui proses panjang yang luar biasa dengan keringat, tenaga, dana dan air mata. Ia mengibaratkan petugas DLH sebagai tim kesebelasan dan kapten kesebelasannya Wali Kota Bogor.








