Komisi IV Sambangi Dapur SPPG Bosowa Bina Insani, Terkait Kasus Keracunan MBG

MBG

Dengan adanya kejadian ini, Endah kembali menekankan bahwa DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk mendukung program pemerintah pusat yang bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga pengawasan harus diperketat agar keracunan massal tidak lagi terjadi di kemudian hari.

“Oleh karena itu kami berharap memang ini bisa diperbaiki ke depannya dan pihak yayasan bisa menunjukkan empati ya untuk memberikan pernyataan mungkin dan ada permintaan maaf. Kami berharap ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi kualitas dalam proses penyajian dan pengirimannya,” ujar Endah.

Saat ini Komisi IV DPRD Kota Bogor masih menunggu hasil uji lab yang dilakukan oleh Dinkes Kota Bogor. Diperkirakan hasil akan keluar pada Minggu (11/5/2025) dan akan ditindaklanjuti dengan menggelar rapat terpadu antara DPRD Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor.

Baca Juga  Dedie Rachim Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Keracunan MBG Ditanggung Pemkot

Terakhir, anggota Komisi IV, Karina Soerbakti, menilai kejadian keracunan massal sebagai pengingat bagi seluruh stakeholder bahwa program pemerintah pusat perlu didukung dengan segala upaya agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat.

“Untuk memastikan bahwa SOP kedepannya kita bisa lebih awasi lagi untuk seluruh warga Bogor yang kita cintai dan kita banggakan. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi ya. Itu sih sebenarnya kita semua bukan saling menyalahkan tapi kita mencari solusi yang terbaik,” pungkasnya. (*)

Pos terkait