Ruang Riung juga menjadi panggung bagi sanggar-sanggar seni di Kota Bogor untuk menampilkan hasil kreativitas dan potensi yang dimiliki.
Yantie Rachim mengatakan, pemilihan Alun-Alun Kota Bogor sebagai lokasi kegiatan tidak terlepas dari fungsinya sebagai ruang publik bagi masyarakat dan keluarga di Kota Bogor.
Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam melestarikan seni budaya.
“Total ada 28 sanggar. Bayangkan anak-anak sanggar yang rutin mempelajari dan berlatih tari seni budaya, tetapi tidak memiliki panggung untuk menunjukkannya. Untuk itu kita berikan kesempatan, sesederhana itu,” ujarnya. (*)








