SANGA.ID. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat komitmennya dalam memastikan seluruh warga mendapatkan hak pendidikan, termasuk melalui berbagai program intervensi, mulai dari beasiswa pendidikan hingga penguatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan, pada tahun ajaran 2026-2027 terdapat sekitar 13 ribu lulusan SD yang melanjutkan ke jenjang SMP. Sementara kapasitas SMP negeri di Kota Bogor berada di kisaran 7 ribu peserta didik.
Ada sekitar 6 ribu siswa yang melanjutkan melalui jalur lain. Herry menuturkan bahwa angka tersebut tidak bisa langsung diartikan sebagai anak putus sekolah.
“Karena sebagian melanjutkan ke sekolah swasta dan sebagian masuk dalam program intervensi pemerintah,” ujar Herry di Balai Kota Bogor, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Bogor telah menyiapkan berbagai skema agar keterbatasan daya tampung sekolah negeri tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan.








