Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Bogor Gelar Pasar Murah

  • Whatsapp

Ke depan Pemkot Bogor akan banyak hal-hal yang dilakukan terkait merespon kenaikan harga BBM sebagai pengendalian untuk menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi gejolak dengan adanya subsidi.

Selain pasar murah, langkah yang diambil untuk menangani potensi gejolak yang hadir kata Syarifah, akan dialokasikan sebesar 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk diberikan kepada masyarakat dengan tujuan menjaga peningkatan pendapatan masyarakat sehingga proses kehidupan rumah tangganya berjalan normal.

“Yang 2 persen akan kita berikan untuk para ojek online sekitar 1.000 orang dan pengemudi (sopir) sekitar 1.350-an orang. Sistemnya diberikan dalam voucher BBM tapi masih dalam kajian, jadi tidak dalam bentuk uang. Kegiatan lainnya adalah padat karya bagi warga yang tidak memiliki penghasilan tetap,” tuturnya.

Baca Juga  Kota Bogor Kini Miliki Kampung Rambutan, Ada di Kelurahan Curug

Syarifah melanjutkan, berdasarkan pengesahan RAPBD untuk DTU akan ditambah sebesar Rp 2 miliar yang diperuntukkan untuk padat karya masyarakat, dimana sebesar Rp 1 miliar khusus diperuntukkan bagi perempuan yang menjadi kepala rumah tangga yang sudah tidak memiliki suami dan harus menghidupkan anaknya.

Pos terkait