Simposium Nasional ICMI, Bahas Memperkuat OTDA 2045

Ketua ICMI Pusat, Arif Satria berharap kegiatan ini menjadi langkah yang penting dan menjadikan sebagai inspirasi serta pencerah di tengah perubahan yang luar biasa, karena isu maupun variabel otda adalah yang sangat penting.

Arif menjelaskan melalui diskusi tersebut yang dipentingkan adalah bagaimana memberikan suatu kerangka konseptual yang empiris, objektif dan menjadi guidance bahwa proses pembangunan dan regulasi apapun di Indonesia semestinya didasarkan pada basis-basis scientific yang kuat, karena negara kuat manapun tidak melepaskan scientific evidence.

“Kekuatan scientific menjadi dasar bagi sebuah negara dalam rangka memformulasikan gagasan besar, Indonesia emas 2045 seperti apa, 2030 seperti apa dan kita bicara dalam konteks jangka panjang selain itu juga 2024 dan pasca 2024 kira-kira desain yang akan diformulasikan untuk otda seperti apa,” ujar Rektor IPB University ini.

Baca Juga  FGD Pertambangan Sesi-2 HPN: Mengkaji Skenario Transisi Energi yang Minim Risiko

Dirinya menyebutkan tiga kata kunci kemajuan sebuah negara yang membedakan negara Indonesia dengan negara lain adalah visi, strategi dan eksekusi. Bicara visi maka bicara kemampuan imajinasi kemudahan didukung pemahaman fakta dan data yang kuat sehingga mampu berimajinasi dengan lebih tepat.

“Semoga otda bisa sejalan dengan proses politik yang ada menjadi agenda politik nasional sehingga saya kira akan berdampak pada pelaksanaan pembangunan kita,” sebutnya.

Pos terkait