Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, semua wilayah sudah diberikan akun Si Geulis untuk mengisi data sehingga bisa lebih terkontrol dan lebih mudah dalam memantau wilayah dan warganya. Monitoring dan evaluasi terkait TBC terus dilakukan agar penyebarannya tidak semakin luas dan dapat ditangani lebih cepat.
“Menjadi tugas kita bersama agar warga yang sudah terkena TBC wajib minum obat secara rutin agar warga di wilayahnya terhindar dan sehat semua,” ujar Sekda.
Kegiatan rapat koordinasi diisi paparan dan FGD, salah satunya Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno yang menyampaikan analisis situasi TBC Kota Bogor dan Aksi Geulis. Termasuk praktik aplikasi Aksi Geulis.








