Sosialisasi, Mediasi dan Negosiasi Kerukunan Umat Beragama Upaya Cegah Konflik

Sosialisasi

SANGA.ID. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim membuka sosialisasi, mediasi dan negosiasi kerukunan umat beragama di komunitas keagamaan Kota Bogor yang berlangsung 27-28 Februari 2024 di PPIB Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Selasa (27/2/2024). Dedie Rachim berharap acara ini bisa mencegah konflik yang dapat merugikan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyinggung terkait usulan Perda Balai Badami yang berangkat dari pengalaman dalam penanganan konflik-konflik di Kota Bogor, yang mendapat perhatian publik secara luas. Tujuan utama dari Perda tersebut dapat membantu dalam usaha mencari solusi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dan harus menjadi konsern semua unsur agar ada solusi permanen.

Baca Juga  Presiden akan Terima Anugerah Gelar Adat hingga Tinjau Penyaluran Bantuan di Maluku Utara

“Tujuan utamanya menjaga DNA warga Kota Bogor agar selalu mendapatkan predikat bahwa mereka adalah masyarakat yang memiliki toleransi yang tinggi, cinta nilai-nilai kedamaian yang akan mendorong ke sebuah langkah kesejahteraan lebih nyata ke depan,” kata Dedie.

Bagi para mediator Dedie Rachim berharap untuk tidak diam dengan prakondisi yang ada, manfaatkan perkembangan informasi dan teknologi yang ada dalam melakukan sosialisasi dan edukasi mediasi, sehingga mampu melokalisir atau mediasi sejak awal agar masyarakat sadar dan lebih paham tentang kondisi Kota Bogor yang aman, damai dan kondusif, sehingga mencegah dan menghindarkan Kota Bogor dari konflik-konflik yang berkepanjangan yang bisa memecah dan merugikan masyarakat Kota Bogor, bangsa bahkan negara.

Baca Juga  DK PWI Apresiasi Keputusan Pengurus PWI Pusat Menganulir Anugerah Untuk Walikota Bekasi

“Ini sebuah langkah yang baik, terutama dalam menindaklanjuti dan meningkatkan indeks toleransi Kota Bogor. Artinya meskipun indeks toleransi Kota Bogor sudah membaik, tapi tetap harus melakukan langkah-langkah pencegahan,” jelasnya.

Pos terkait